Posted by: fsindonesia | January 26, 2012

Menggugat Dunia (Saya) Lewat Pemahaman Seksualitas

“Seolah-olah heteroseksual adalah sesuatu yang natural sejak kita dilahirkan” ucapan mba Khanis didalam salah satu sesi dalam pelatihan ini mempunyai arti yang sangat dalam bagi saya, didalam kalimat tersebut membuat saya semakin yakin bahwa bukan hanya heteroseksual yang dipandang sebagai sesuatu yang esensial dikukuhkan kedalam diri kita sebagai manusia sejak kita menghembuskan nafas untuk pertama kalinya di dunia ini. Jadi dengan demikian kutipan kalimat tersebut semakin memantapkan diri saya untuk berada pada sesuatu yang saya yakini bahwa untuk saat ini saya adalah seorang lesbian dan tidak ada rasa malu untuk mengakuinya. ideologi tentang bahwa laki-laki sudah seharusnya mempunyai perilaku seksual yang berhubungan seks dengan perempuan, mempunyai orientasi seks hetero dan identifikasi seksnya sebagai straight demikian sebaliknya untuk perempuan ternyata itu adalah skema yang dibuat oleh orang yang merasa bahwa ini adalah sesuatu yang sudah menjadi esensi kita sebagai manusia tanpa melihat fakta yang ada di masyarakat dan menutup mata pada relasi non-hetero. Ideologi tentang hal tersebut dibentuk oleh siapa yang berkuasa saat itu dan apa kepentingannya.

Senyatanya adalah dimensi seksualitas itu juga ada didalamnya perilaku seksual yang ketika misalnya saya melakukan hubungan seksual dengan laki-laki belum tentu orientasi seksual saya adalah hetero dan juga tidak pula identifikasi seksual saya adalah straight karena keyakinan yang saya pahami bahwa saya adalah lesbian yang ketika itu sedang ingin menikmati seks dengan laki-laki dan beberapa contoh lain yang menunjukkan bahwa sebenarnya seksualitas itu cair dan itu adalah kenyataan yang banyak terjadi didunia ini hanya saja sayangnya konstruksi sosial menempatkan selain hubungan hetero laki dan perempuan adalah hubungan yang tidak lazim dan terkesan berdosa dsb.

Begitupun ideologi tentang laki-laki dengan maskulinitasnya dan perempuan itu feminin juga bentukan yang menunjukkan penguasaan terhadap perempuan tanpa memandang bahwa ada juga dikehidupan nyata bahwa ada pula laki-laki yang feminin dan perempuan yang maskulin.

Begitu pula, selama ini contoh real di kehidupan saya, Ayah saya yang begitu konservatif menilai bahwa agama yang ia yakini selama ini adalah yang paling benar berkeyakinan bahwa homoseksual itu adalah dosa dan bentukan dari Negara barat yang mencoba menghancurkan islam, sejatinya apa yang ia yakini selama ini tidak selalu benar. Bahwa dikehidupan yang dekat dengannya yaitu pesantren ada praktik mairil yang sudah menjadi hal yang tidak aneh lagi disana, juga di Ponorogo dengan gemblaknya, wadam untuk penyebutan waria pada jaman dahulu membuktikan bahwa homoseks malah merupakan produk Indonesia.

Begitupun pendapat yang menyatakan agama itu sesuatu yang given, suatu entitas yang solid dan berada jauh diluar dari sejarah manusia, suatu yang turun dari langit dan menjadi pedoman hidup manusia pada akhirnya terpatahkan teori tersebut dengan lebih menyelami lagi bahwa tafsir yang dibuat oleh para ahli tafsir tidak terlepas juga dari adanya unsur sejarah didalamnya, pembuat tafsir memasukkan unsur norma dan relasi kuasa didalamnya yang memajang konsep heteronormatif itu adalah yang lazim dimasanya.

Dengan pemaparan demikian, saya ingin sekali bersama-sama para teman LGBTI terutama para kaum muda jangan menyerah, dan menelaah kembali doktrin yang selama ini kita dapatkan, gali dan maknai tiap katanya, agar kita dapat berfikir kritis dan memandang segala sesuatu tidak hanya dari satu sisi saja yang menurut konsep heteronormatif adalah sesuatu yang benar. Satu yang saya terus ingat dari kalimat Pak Dede Oetomo bahwa Remaja adalah bentuk penggunaan arti yang digunakan orde baru untuk menekan perlawanan pemuda. Jadi, jangan takut wahai Pemuda-Pemudi LGBTI Indonesia, terus perjuangkan kemerdekaan seksualitas kita! -Salam-

 

Lia Rahmawati – Institut Pelangi Perempuan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: