Posted by: fsindonesia | September 6, 2011

Materi pelatihan yang paling menarik untuk menambah wawasan

Oleh: dr. Erwin

Pertama kali saya mendapatkan undangan untuk mengikuti pelatihan tentang seksualitas, gender, kesehatan serta hak seksual dan reproduksi, saya merasa senang karena di dalam benak saya pelatihan ini sangat penting untuk menambah pengetahuan dan wawasan dan dapat digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Hari pertama pelatihan dibuka dengan acara perkenalan dari masing-masing peserta dan juga fasilitator dan panitia. Dan dilanjutkan dengan materi pengantar dan pemahaman aktual mengetahui seksualitas, gender dan kesehatan serta hak seksual dan reproduksi dilanjutkan dengan tujuan dan harapan pelatihan.

Juga ada materi mengenai perilaku, orientasi dan identitas seksual. Masih banyak materi-materi lain yang diajarkan pada pelatihan kali ini seperti materi tentang anatomi dan fisiologi, hormon dan kromosom, proses menstruasi, proses kehamilan, aborsi, alat kontrasepsi dan juga materi mengenai IMS, HIV/AIDS.

Namun ada materi lain yang tidak kalah menariknya yaitu materi mengenai gender, seksualitas dan identitas lesbian (materi mengenai LGBTI).

Untuk pribadi saya sendiri ada topik yang sangat menarik minat saya untuk mengetahuinya lebih dalam yaitu mengenai komunitas yang tergabung dalam LGBTI. Menarik buat saya karena pada awalnya saya hanya tahu adanya komunitas tersebut hanya dari media cetak namun dengan mengikuti pelatihan ini saya dapat berkenalan langsung dan sekaligus dapat berbincang-bincang mengenai komunitas LGBTI ini dengan anggota kelompoknya. Saya dapat mengetahui dan mendapatkan gambaran mengenai komunitas itu sendiri seperti apa, apa saja kegiatannya dan juga kehidupan seksualnya.

Sebelumnya saya hanya tahu sedikit mengenai komunitas tersebut dan saat ini saya banyak mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap dari teman-teman komunitas tersebut.

Dengan tambahan informasi ini mudah-mudahan dapat saya pergunakan untuk melakukan suatu sosialisasi kepada masyarakat akan adanya komunitas LGBTI ini sehingga masyarakat dapat mengerti dan memahami pentingnya keberadaan komunitas ini dalam masyarakat.

Dan apabila di dalam anggota keluarga mereka ada yang kecenderungan memiliki gaya hidup yang seperti itu anggota keluarga yang lain mau menerima keberadaan mereka tanpa harus mengucilkannya.

Ada banyak materi yang menarik selain dari materi mengenai LGBTI dan semua materi yang diajarkan semuanya berguna sebagai pengetahuan dan penambah wawasan.

Di samping pemberian materi-materi itu ada juga tugas kelompok yang diberikan oleh fasilitator yang mana dengan adanya tugas kelompok ini diharapkan para peserta didik dapat melatih kemampuan dirinya dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Pelatihan selama 6 hari memang terasa kurang bila dilihat dari banyaknya materi yang akan disampaikan. Namun dengan ketekunan dan kesabaran dari semua fasilitator maka para peserta didik merasa tidak terbebani dengan banyaknya materi yang disampaikan. Semua materi dapat diikuti dengan baik oleh para peserta didik.

Semoga dengan adanya pelatihan seperti ini, dapat membuat suatu perubahan perilaku di masyarakat yang mana masih adanya stigma untuk mengucilkan anggota keluarganya yang kebetulan LGBTI di dalam kehidupan di masyarakat. Dan dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan yang benar tentang LGBTI diharapkan masyarakat dapat menerima keberadaan orang-orang dengan perilaku tersebut dengan baik dan tidak mengucilkannya sehingga dapat tercipta kehidupan yang rukun dan damai.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: